berita

Pertamina Dex vs Shell Diesel Mana Yang Lebih Baik

9.56KViews

Pertamina Dex vs Shell Diesel – Pertanyaannya adalah mana sih yang terbaik dari dua bahan bakar diatas yang mana seperti kita tahu bahwa keduanya mempunyai kualitas yang diakui oleh dunia. Kualitas dan prestasi merupakan point penting dalam acara Diesel Challenge tahun 2015 silam. Jika menggunakan  bahan bakar yang kurang tepat, maka tingkat ketepatan data tes yang dilakukan bisa menjadi tidak valid atau hanya buang buang waktu saja. Oleh sebab itu Autobild melakukan pengujian antara tiga bahan bakar diesel yang ada di Indonesia. Pengujian ini bertujuan untuk mencari manakah yang paling tepat dab efisien untuk bahan bakar mesin diesel saat ini? Sebelum memulai eksekusi atau pengecekan untuk Diesel Challenge tahun 2015, Team Autobild akan ikut turun tangan dalam menyeleksi bahan bakar yang akan digunakan pada acara tersebut. Adapun tiga bahan bakar yang akan digunakan dan mereka uji performanya yaitu; Solar, Pertamina Dex vs Shell Diesel.pertamina dex vs shell diesel

Sebetulnya ada satu lagi bahan bakar yang sebenarnya harus dan wajib di uji karena kualitasnya yang tak kalah oke yaitu  Performa Diesel lansiran Total. Karena keterbatasan waktu dalam pengujian dan kesulitan untuk memperoleh bahan bakar diesel tersebut, pada akhirnya team memutuskan untuk melakukan hanya pada tiga jenis bahan bakar ini. Sistem untuk mempermudah pengujian ini menggunakan chassis dynamometer Dastek kepunyaan Sigma Speed dan hal wajib yang dilakukkan adalah mengutas tangki bahan bakar mobil untuk memastikan bahan bakar yang akan diuji tidak saling tercampur sehingga hasil yang didapat bisa lebih valid.

Metode Yang Digunakan Dalam Pengujian Pertamina Dex vs Shell Diesel dan Solar

Cara pengujian yang mereka gunakan terbilang mudah dan cepat serta cukup simpel.  Pengujian dilakukan dengan cara mencoba ketiga bahan bakar diesel tersebut lalu digunakan untuk dyno test agar dapat terlihat tenaga mana yang mampu dihasilkan lebih besar dan efisien pada sebuah mobil. Tentunya diperlukan kualiti kontrol agar bahan bakar tersebut tidak tercampur sehingga hasil yang didapat pun akan lebih valid. Mobil yang digunakan untuk pengujian bahan bakar tersebut, mereka memilih mobil besutan pabrikan Jepang yaitu Toyota Kijang Innova 2.5G V A/T, pemilihan mobil tersebut dalam pengujian bukan tanpa alasan. Inova dipilih karena ketangguhan mesinnya yang mempunyai berkode 2KD-FTV tersebut. Sistem injektor yang dipakai sudah disesuaikan agar dapat memakai diesel yang disubsidi pemerintah.

Baca Juga  Toyota Rilis Mobil Khusus untuk Taksi

Supaya kualitas data yang dihasilkan maka bahan bakar yang di uji harus lah bersih dari kontaminan caranya dengan mengosongkan atau menguras bahan bakar pada bengkel resmi auto2000 dalam tangki bensin yang akan diuji hingga ketiga bahan bakar tersebut berhasil di uji coba. Tidak hanya itu, gilter bahan bakar pun tidak luput dari pengawasan mereka sehingga tiap kali uji coba filter bensin harus benar-benar dalam keadaan baru atau bersih dari kontaminasi. Estimasi waktu yang diperlukan pun termasuk panjang yaitu tiga hari dimana 1 hari 1 bahan bakar untuk menjamin ke valid an data yang dihasilkan. Dalam uji coba akselarasi dan emisi gas buang menjadi hal yang sangat mereka perhatikan karena pengerjaan langsung dilakukan di bengkel resmi Toyota yaitu Auto2000 sunter. Pihak mereka mengatakan bahwa hasil yang didapat sangat signifikan. Baca Juga : Harga Mobil Avanza Baru dan Bekas

Hasil Dari Pengujian Pengujian Pertamina Dex vs Shell Diesel dan Solar

Yang menjadi bahan pertama dalam uji coba di mesin Dyno Dastek kepunyaan Sigma Speed di Bilangan Pancoran Jakarta adalah Solar, dimana bahan bakar ini sangat familiar di masyarakat. Tenaga yang dihasilkan dari mesin berkapasitas 2500cc ini adalah 107,3 dk pada 3500 rpm dan emisi gas buang yang dihasillkan sebesar 24% dan akselarasi 0-60 km/h dengan posisi pedal hanya setengah mampu dicapai hanya dengan waktu 8.7 detik.

Kemudian tiba saatnya untuk pengujian Shell Diesel, hasil yang di dapat cukup mencengangkan. Tenaga yang dihasilkan oleh uji coba bahan bakar shell hampir mempunyai selisih 2 dk, tentunya lebih tinggi dibandingkan bahan bakar solar. Perhitungan yang didapat mampu menjangkau angka 109.2 dk pada putaran mesin yang sama dengan uji coba solar serta emisi yang dihasilkan turut berkurang hingga 20%. Lalu untuk masalah performa, shell mampu menakhlukan 0-60 km hanya dalam waktu 8.23 detik.

Baca Juga  Toyota Kembangkan Teknologi Artificial Intelegence

Lalu untuk Pertamina DEX yang terakhir di uji coba, tidak heran bahan bakar yang satu ini mendapat angka yang cuku fantastis yaitu 116,2 dk di 3500 rpm yang artinya mempunyai selisih yang lumayan jauh dibandingkan solar dan shell. Tidak hanya itu Emisi gas buang yang dihasilkan pun turun hingga mencapai angka 18% dan hanya memerlukan waktu 8,32 detik untuk kecepatan 0-60 km/jam dengan kapasitas penggunaan pedal gas hanya 50%.

M Soleh Yusuf Punggawa Sigmafit menuturkan dirinya kagum dengan hasil yang didapat oleh bahan bakar Pertamina Dex yang mampu unggul dengan angka yang sangat signifikan dibandingkan dengan Solar dan shell diesel. Karena penasaran pihaknya pun melakukkan pengujian hingga berkali kali namun hasil yang didapat pun tetap sama Dex lebih unggul dengan hasil yang sangat signifikan dibandingkan bahan bakar lain yang diuji coba.pertamina dex vs shell diesel pertamina dex vs shell diesel

Demikianlah hasil uji coba kali ini tentang pertamina dex vs shell diesel yang dirangkum oleh mobilunda.com, hasil yang didapat di harapkan berguna untuk tambahan informasi sobat dalam hal bahan bakar diesel sehingga mampu memilih bahan bakar yang terbaik untuk mobil kesayangan. Bahan  bakar yang bagus tentunya selalu menjadi pilihan bagi tiap orang, dari mobil baru bahkan mobil tua yang siap disumbangkan untuk amal.

Arief
the authorArief

Tinggalkan Balasan